Senin, 04 Februari 2013

keajaiban dunia

Bagi mereka yang suka berkeliling dunia, informasi ini mungkin bermanfaat bagi anda.
Inilah daftar keajaiban dunia alami disusun oleh CNN:
1. Grand Canyon.
Grand Canon
Grand Canyon adalah sebuah jurang tebing-terjal, diukir oleh Sungai Colorado, di utara Arizona. Jurang ini merupakan satu dari Tujuh Keajaiban Dunia dan sebagian besar berada di Taman Nasional Grand Canyon; salah satu taman nasional pertama di Amerika Serikat. Presiden Theodore Roosevelt merupakan salah satu pendukung utama wilayah Grand Canyon, mengunjunginya dalam beberapa kesempatan untuk berburu singa gunung dan menikmati pemandangan alam yang luar biasa.
Jurang ini, diciptakan oleh Sungai Colorado memotong sebuah selat selama jutaan tahun, panjangnya kira-kira 446 km, dengan lebar mulai dari 6 sampai 29 km dan dengan kedalaman lebih dari 1.600 m. Hampir dari 2000 juta tahun sejarah Bumi telah terpotong oleh Sungai Colorado dan anak sungainya lapis demi lapis sedimen ketika Dataran Tinggi Colorado mulai terangkat.
2. Great Barrier Reef.
Great Barrier Reef
Karang Penghalang Besar (Bahasa Inggris: Great Barrier Reef) adalah kumpulan terumbu karang terbesar dunia yang terdiri dari kurang lebih 3.000 karang dan 900 pulau, yang membentang sepanjang 2.600 km. Karang ini berlokasi di Laut Koral, lepas pantai Queensland di timur laut Australia. Sebagian besar wilayah karang ini termasuk bagian yang dilindungi oleh Taman Laut Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef Marine Park).
Karang Penghalang Besar (KPB) dapat dilihat dari luar angkasa dan kadang disebut sebagai organisme tunggal terbesar di dunia. Pada kenyataannya, ia terbentuk dari berjuta organisme kecil, dikenal dengan sebutan polip koral (coral polyp). KPB dipilih sebagai sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1981.
3. Pelabuhan Rio de Janeiro.
Rio de Janeiro
Rio de Janeiro (bermakna “Sungai Januari” dalam bahasa Portugis) adalah ibu kota Negara Bagian Rio de Janeiro di Brasil bagian tenggara.
Letak pelabuhan Rio De Janeiro sangat unik yaitu tepat berada di ujung muara sungai antara pertemuan laut dan sungai.
4. Mount Everest.
Everest
Gunung Everest (bahasa Inggris: Mount Everest) adalah gunung tertinggi di dunia (jika diukur dari paras laut). Rabung puncaknya menandakan perbatasan antara Nepal dan Tibet; puncaknya berada di Tibet. Di Nepal, gunung ini disebut Sagarmatha (bahasa Sansekerta untuk “Dahi Langit”) dan dalam bahasa Tibet Chomolangma atau Qomolangma (“Bunda Semesta”).
Gunung ini mendapatkan nama bahasa Inggrisnya dari nama Sir George Everest. Nama ini diberikan oleh Sir Andrew Waugh, surveyor-general India berkebangsaan Inggris, penerus Everest. Puncak Everest merupakan salah satu dari Tujuh Puncak Utama di dunia.
5. Northern Lights.
Aurora Borealis
Aurora adalah fenomena pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh matahari (angin matahari).
Di bumi, aurora terjadi di daerah di sekitar kutub Utara dan kutub Selatan magnetiknya. Aurora yang terjadi di daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis, yang dinamai bersempena Dewi Fajar Rom, Aurora, dan nama Yunani untuk angin utara, Boreas. Ini karena di Eropa, aurora sering terlihat kemerah-merahan di ufuk utara seolah-olah matahari akan terbit dari arah tersebut. Aurora borealis selalu terjadi di antara September dan Oktober dan Maret dan April. Fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang serupa.
6. Volkano Paricutín.
Parícutin
Paricutín adalah gunung berapi yang terdapat di negara bagian Michoacán, Meksiko, yakni di dekat Desa Paricutín. Paricutín seringkali muncul dalam sejumlah versi Tujuh Keajaiban Dunia Alami.
Sebelum tahun 1943, gunung berapi tersebut tidaklah ada. Selama beberapa pekan, sejumlah suara aneh menggelegar seperti guntur, meski cuaca cerah. Suara tersebut ternyata disebabkan oleh getaran dalam tanah. Aktivitas seismik semakin intens hingga tangga 20 Februari, ketika petani setempat menyaksikan terbukanya retakan vulkanis di tengah-tengah ladang jagung. Menurut beberapa penuturan, penduduk setempat sempat menutup retakan tersebut dengan batuan dan tanah sebelum letusan kecil dan getaran yang cukup kuat melanda wilayah tersebut. Penduduk di desa sekitarnya kemudian mengungsi akibat aktivitas piroklastik mulai terjadi, dan dalam 24 jam kemudian retakan vulkanis tersebut menjadi gundukan gunung setinggi 50 meter. Seminggu kemudian, ketinggiannya menjadi dua kali lipat.
Pada bulan Maret, aktivitas gunung berapi tersebut semakin intens, dan menyemburkan debu sejauh beberapa kilometer ke udara dan mulai merambah ke kota Paricutín dan San Juan di dekatnya. Tanggal 12 Juni, lava mengalir hingga ke desa. Pada Bulan Agustus, kota Paricutín dan San Juan ditinggal oleh seluruh penduduknya, dan terkubur oleh lava dan debu.
Sebagian besar pertumbuhan gunung berapi tersebut terjadi pada tahun pertama, dan masih dalam fase piroklastik eksplosif. Pada akhir fase, yakni sekitar setahun kemudian, gunung api tersebut menjadi setinggi 336 meter. Selama delapan tahun ke depan, masih terjadi letusan, meski sebagian besar berupa erupsi kecil lava yang merusak kawasan seluas 25 km2. Aktivitas gunung berapi tersebut mulai mereda setelah 6 bulan letusan terakhir, dimana pada waktu itu sering terjadi aktivitas letusan yang dahsyat.
Sejak tahun 1952, Gunung Paricutín tidak terjadi kembali, dan gunung tersebut setinggi 424 meter. Seperti umumnya cinder cone, Paricutín adalah gunung berapi monogenetik, yang berarti tidak akan meletus lagi.
Aktivitas vulkanis merupakan hal biasa bagi dataran Meksiko. Paricutín hanyalah gunung termuda diantara 1.400 gunung berapi yag membentang di jalur vulkanis Trans-Meksiko. Gunung Paricutín sangatlah unik, karena kejadiannya dapat diamati sejak awal. Ajaibnya, tak ada catatan korban meninggal yang diakibatkan oleh letusan, meski 3 orang tercatat tewas akibat sambaran petir yang dihubungkan dengan Paricutín.
7. Air terjun Victoria.
Air terjun victoria
Air terjun Victoria merupakan salah satu air terjun paling spektakuler di dunia. Air terjun ini terletak di Sungai Zambezi, yang pada saat ini membentuk perbatasan antara Zambia dan Zimbabwe. Air terjun ini memiliki lebar kira-kira 1 mil (1,6 km), dengan ketinggian 128m (420 kaki).
David Livingstone, penjelajah Skotlandia, mengunjungi danau ini pada 1855 dan menamakannya atas nama Ratu Victoria, sedangkan nama lokalnya adalah Mosi-oa-Tunya, “asap menggelegar.” Air terjun ini merupakan bagian dari dua taman nasional, Mosi-oa-Tunya National Park di Zambia dan Victoria Falls National Park di Zimbabwe, dan juga Situs Warisan Dunia UNESCO. Air terjun ini merupakan obyek wisata utama di Afrika Selatan

sumber : http://keliling-dunia.com/7-keajaiban-alam/

macam-macam sengatan biota laut


ULAR LAUT
Serangan dari ular laut sesungguhnya jarang terjadi. Sesuai sifat hewan itu, pada umumnya tidak akan menyerang kalau mereka tidak merasa terganggu atau terprovokasi. Namun jika digigit oleh ular laut, akan mengalami gejala berupa kekakuan anggota tubuh, rasa sakit dan kontraksi otot yang disertai kelemahan.
Kelumpuhan otot bisa menjalar ke badan dan mengakibatkan kesukaran bernafas, akibatnya korban sering panik dan bertindak kurang wajar.

Pengobatan :

Memasang ligatur lebar atau balutan diantara tubuh dengan luka gigitan, dan keluarkan bisa dari luka dengan mencuci luka dengan cairan. Penyayatan luka agar terjadi pendarahan juga dianjurkan. Korban diminta untuk tenang dan diistirahatkan, mungkin juga diperlukan nafas mulut ke mulut dan pengurutan jantung.
Anti bisa hanya bisa diberikan sesuai petunjuk dokter.

Pencegahan

Memakai pakaian selam, karena ular laut taringnya pendek dan tidak bisa menembus pakaian selam.
Tidak panik jika bertemu ular laut. Jika ular tersebut sudah melilit di kaki. Bersikap tenang dan diam sambil membiarkan ular itu lewat saja.
UBUR UBUR
Sea Wasp merupakan ubur ubur yang berbahaya. Jika tersentuh dengannya akan mengakibatkan sengatan yang berbisa. Rasa sakit akan segera terasa, bahkan bisa membuat penyelam panik. Kadang kala luka bekas sengatan ubur ubur akan meninggalkan cacat ( berbekas ).
Pengobatan :
Tuangkan spiritus atau cairan yang mengandung alcohol – bisa juga minuman keras, after shave dsb ) atau diberi vinegar – cuka – ditempat sengatan untuk menghilangkan nematokis yang beracun. Larutan ammonia atau soda kue dapat juga menolong.
Cungkil atau kerok satu arah daerah gigitan dengan pisau tumpul untuk membuang sungut atau tentakel ( duri ) dan keringkan dengan garam, gula, debu, pasir dan sebagainya.
Ligatur yang lebar atau balutan bisa dipasang untuk melokalisir luka ini.
Untuk menghilangkan rasa sakit bisa diberikan obat penghilang rasa sakit dan dioleskan salep anestetik. Setelah rasa sakitnya hilang, bisa dioleskan salep antibiotik untuk mengurangi reaksi radang.

CONE SHELL ( KERANG LAUT )

Di laut juga terdapat kerang berwarna warni. Semuanya harus diperlakukan dengan hati hati dan tidak memegang dengan tangan telanjang. Bagian penyengat dari hewan yang hidup dalam kerang dapat mencapai setiap permukaan badannya.
Akan terjadi perasaan tebal dan tertusuk tusuk yang menyebar dari daerah sengatan. Ini juga dapat mengakibatkan kelumpuhan pernafasan, yang berakibat kegagalan jantung atau berhentinya pernafasan.

Pengobatan :

Gejala ini dapat menetap selama 6 jam, dan jika korban tidak mati karena kelumpuhan otot pernafasan dalam jangka waktu tersebut, maka korban pasti akan sembuh. Oleh sebab itu bantuan pernafasan – nafas buatan – harus dilakukan minimal selama 6 jam.
Dasar pengobatan adalah membatasi penyebaran racun dalam darah dengan memasang ligatur antara tubuh dan luka pada anggota tubuh, serta melakukan sayatan di daerah luka untuk mengeluarkan bisa ( racun ).
Selain pernafasan mulut ke mulut juga bisa dilakukan pengurutan jantung korban sampai sembuh secara sempurna.

Gurita Cincin Biru ( Blue ringed Octopus )
Binatang kecil ini terdapat dicelah celah karang, dan jika ia merasa terganggu akan mengeluarkan cincin berwarnba biru pada permukaan badannya. Luka gigitan biasanya tidak sakit dan kecil. Namun jika dibiarkan akan menyebabkan bisa ( racun ) akan menyebar ke dalam tubuh dan mengakibatkan kelumpuhan yang bisa berujung pada berhentinya bernafasan.
Pengobatan:
Pertolongan dengan nafas buatan selama 6 – 12 jam. Pemasangan turniket lebar dan sayatan diatas luka harus segera dilakukan setelah tempat gigitan ditemukan. Sebaiknya korban dibawa ke fasilitas kesehatan yang terdekat.
Pencegahan :
Jangan memegang binatang ini.
Stonefish ( Ikan Batu )
Ikan yang menyamar dengan koral atau lingkungan sekitarnya dapat menyuntikan bisa melalui tulang belakangnya yang keras sehingga menembus kulit korban.
Gejalanya merupakan rasa nyeri yang hebat dengan adanya peradangan pada jaringan yang berdekatan, dan kadang kadang bisa terjadi gejala yang lebih hebat berupa shock, gangguan pernafasan, dan koma.
Pengobatan:
Semua sengatan ikan /hewan laut harus diperlakukan sama, yakni memasang ligatur lebar dan rasa sakit dikurangi dengan menyuntikan anestetikum lokal pada kulit di sekitar luka. Bila tidak ada, rendamlah anggota tubuh yang terluka dengan air panas ( 45 C ) selama 30 menit untuk mengurangi rasa sakit dan meringankan gejala dengan menghancurkan racun.

Pencegahan:

Jangan memegang ikan ini dan gunakan sepatu dengan alas yang tebal dan kuat pada daerah yang terkenal banyak ikan ini.

sumber : http://dunialaut.com/?p=392

pulau tercantik di dunia


Alangkah indahnya jika dapat bercuti dan bersantai di pulau sekarang ni kan? Tetapi malangnya kebanyakkan dari kita ada tugas yang perlu di lakukan. Kerja masih menggunung, deadline pula dah dekat. Itu merupakan tanggungjawab kita. Tetapi tak mengapa, hari ini ZL ingin memberi idea percutian yang mungkin boleh memberi inspirasi buat anda. Dalam artikel ini ZL ingin konsikan 4 pulau tercantik di dunia yang harus anda lawati. Sama-sama kita mengagumi keindahan alam semulajadi ciptaan Allah ini.

1. Pulau Bora-Bora

Pulau Bora-Bora merupakan satu diantara gugusan pulau yang terdapat di Polinesia. Perkataan Bora-Bora ini datangnya dari bahasa Haiti “pora-pora” yang bermaksud “anak pertama”. Pulau ini terletak 230 kilometer di barat laut Papetee dan dikelilingi lagun biru dan terumbu karang yang cantik. Di tengah pulau pula terdapat dua puncak gunung berapi yang tidak aktif bernama Gunung Pahia dan Gunung Otemanu.


2. Pulau Baros

Pulau Baros ini terletak di Maldives. Ia merupakan diantara pulau yang masih “dara” dan tidak diganggu. Pulau ini ditinggalkan oleh manusia ketika pemerintahan Maharaja Sultan Hassan Nooraddeen diatas sebab-sebab yang tidak diketahui. Keunikan pulau ini adalah pada kecantikannya dan keadaan pulau yang masih tidak diganggu oleh pembangunan pesat seperti pulau-pulau lain.


3. Pulau La Digue

Pulau La Digue merupakan pulau keempat terbesar yang didiami manusia di Seychelles. Pulau La Digue mendapat namanya sempena nama kapal seorang pengembara Perancis yang bernama Marc-Joseph Marion du Fresne yang melawat Seychelles pada tahun 1768. Dipulau ini terdapat sejenis burung yang sangat unik dan terancam bernama Black Paradise Flycatcher. Cuma terdapat 100 ekor burung ini di dunia. Selain daripada pantainya, keindahan pulau ini juga dapat dilihat pada kawasan gunung dan payanya.

4. Pulau Sipadan

Tidak lengkap jika tidak memasukkan pulau indah dari negara kita ini. Pulau Sipadan merupakan Pulau yang terletak di timur Sabah, Malaysia yang terkenal dengan habitat laut yang terkaya di dunia. Ia didiami oleh pelbagai haiwan marin yang cantik seperti penyu, batu karang dan ikan-ikan dari pelbagai spesis. Ia merupakan diantara tempat selam scuba yang paling terkenal di dunia.












sumber :  http://www.zonlelaki.com/4-pulau-tercantik-di-dunia-yang-harus-anda-lawati-gambar/

Wisata Bawah Laut di Perairan Raja ampat


a:2:{s:2:"id";s:40:"Wisata Bawah Laut di Perairan Raja Ampat";s:2:"en";s:0:"";}

A. Selayang Pandang

Bagi masyarakat kebanyakan, Papua lebih banyak dikenal dengan kebudayaannya yang masih sangat sederhana, pakaiannya yang unik (koteka misalnya), serta sumber daya alamnya yang melimpah. Namun bagi para penyelam dan pecinta dunia bawah laut, Papua adalah surga penyelaman yang menyajikan kekayaan biota laut yang mengagumkan. Salah satu yang terkenal adalah perairan Raja Ampat. Kawasan ini dijuluki sebagai Coral Reef Paradise (surga terumbu karang) oleh para penyelam dunia. Lokasinya berada di atas "kepala burung" Pulau Papua, tepatnya di Provinsi Papua Barat.
Raja Ampat adalah kabupaten baru hasil pemekaran Kabupaten Sorong dengan luas wilayah + 4,6 juta hektar. Sekitar 85% dari luas wilayah tersebut merupakan lautan, sementara sisanya adalah gugusan pulau dan karang atol sejumlah + 610 pulau. Dari ratusan pulau-pulau tersebut, hanya 35 pulau saja yang dihuni oleh penduduk asli. Nama Raja Ampat sendiri berasal dari cerita rakyat setempat tentang asal muasal penguasa di empat pulau terbesar di kawasan ini, yaitu Pulau Misool, Salawati, Batanta, dan Waigeo. Dalam cerita ada seorang perempuan yang menemukan 7 buah telur, di mana empat di antaranya menetas dan menjelma menjadi pangeran-pangeran. Para pangeran ini lalu berpisah dan menjadi raja di keempat pulau, sehingga kelak kawasan ini kemudian dijuluki Raja Ampat.
Kepulauan Raja Ampat tak hanya dianggap sebagai taman laut terbesar di Indonesia, namun juga diyakini memiliki kekayaan biota laut terbesar di dunia. Terkuaknya panorama alam bawah laut Raja Ampat bermula ketika seorang penyelam ulung berkebangsan Belanda bernama Max Ammer mengunjungi kawasan ini. Kunjungan pertama Max Ammer pada tahun 1990 ke Raja Ampat bermula dari keinginannya untuk menelusuri kapal dan pesawat yang karam pada masa Perang Dunia II. Penelusurannya ini sangat berkesan, sehingga pada tahun 1998 ia mengajak Gerry Allen, seorang ahli perikanan (Ichthyologist) dari Australia, untuk mengadakan survei di tempat ini. Betapa terkejutnya Gerry Allen melihat sumber daya bawah laut yang begitu beragam dalam jumlah yang sangat besar.
Gerry Allen kemudian mengontak Conservation International (CI) untuk mengadakan survei kekayaan bawah laut di perairan Raja Ampat pada tahun 2001 dan 2002. Hasil survei ini membuktikan bahwa perairan Raja Ampat merupakan kawasan terumbu karang dengan kekayaan biota laut terbesar di dunia. Kawasan ini  memiliki setidaknya 1.300 spesies ikan, 600 jenis terumbu karang, serta 700 jenis kerang, belum lagi berbagai jenis kura-kura, ganggang, dan ubur-ubur.

B. Keistimewaan

Dalam catatan fotografi bawah laut di kawasan Raja Ampat, Imam Brotoseno menyebutkan bahwa kandungan kekayaan biota laut Raja Ampat paling besar di seluruh area segitiga koral dunia, yaitu Philipina-Indonesia-Papua Nugini. Segitiga koral ini merupakan jantung kekayaan terumbu karang dunia yang dilindungi dan ditetapkan berdasarkan konservasi perlindungan alam internasional. Dari sekitar 600-an jenis terumbu karang di dunia, 75% di antaranya berada di perairan Raja Ampat.
Dengan begitu luasnya perairan Raja Ampat serta kekayaan biota lautnya yang beragam, maka wisatawan yang ingin menikmati panorama bawah laut dapat memilih beberapa titik penyelaman. Di sekitar Pulau Kri, misalnya, wisatawan dapat menyaksikan keindahan terumbu karang serta berbagai jenis ikan yang sangat menakjubkan, termasuk jenis ikan queensland grouper yang terkenal, ikan kuwe, kakap, kerapu, hiu karang, tuna, napoeleon wrasse, barracuda, serta giant trevally. Kekayaan berbagai jenis ikan di kawasan Pulau Kri ini pernah dibuktikan oleh Gerry Allen, di mana dalam sekali menyelam ia mencatat setidaknya terdapat 283 jenis ikan. Jumlah yang sangat mencengangkan untuk satu kali penyelaman.

Pemandangan bawah laut di Raja Ampat

Sumber Foto: dunialaut.com
Titik penyelaman lainnya adalah di Sardine Reef dengan kedalaman sekitar 10 meter. Tempat ini menyajikan berbagai jenis ikan termasuk ikan parrotfish yang memiliki warna yang cemerlang. Apabila ingin mencoba sensasi berada dalam terowongan batu karang, wisatawan dapat menyelam di sekitar Kepulauan Kaboei Bay Rock. Di kepulauan ini terdapat sebuah teluk yang di bawahnya merupakan sebuah terowongan batu karang. Di Kaboei Bay Rock juga terdapat gua-gua karang yang dihuni oleh kelelawar, serta di beberapa tempat ditemukan sisa-sisa tulang manusia.
Masih banyak lagi titik-titik penyelaman yang dapat ditelusuri oleh para penyelam, seperti di The Passage, Pulau Fam, serta Pulau Misool. Selain menikmati kekayaan biota laut, wisatawan dapat pula menikmati situs-situs sejarah bawah laut, di antaranya kapal perang serta pesawat tempur yang karam di perairan Raja Ampat. Tak hanya itu, wisatawan juga bisa menikmati keindahan pulau-pulau di wilayah Raja Ampat. Daratan pulau-pulau di kawasan ini relatif masih perawan, laguna dan teluknya cukup terlindungi, memiliki hamparan pantai yang mempesona, serta laut yang jernih.
Bekas pesawat tempur yang tenggelam di perairan Raja AmpatSumber Foto: dunialaut.com

C. Lokasi

Wisata bahari Raja Ampat terletak di Kabupaten Raja Ampat, Propinsi Papua Barat, Indonesia.

D. Akses

Wisatawan yang berminat mengunjungi Raja Ampat dapat bertolak dari Jakarta atau kota-kota besar lainnya menuju Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat. Penerbangan dari Jakarta menuju Sorong biasanya transit terlebih dahulu di Makassar atau Manado. Dari Bandara Domine Eduard Osok, wisatawan bisa segera melanjutkan perjalanan menuju Raja Ampat menggunakan kapal cepat berkapasitas 10 orang dengan biaya sekitar 3,2 juta rupiah sekali jalan. Perjalanan dengan kapal cepat memerlukan waktu sekitar 3-4 jam.

E. Harga Tiket

Tidak ada tiket khusus untuk memasuki kawasan perairan Raja Ampat. Hanya saja, ongkos untuk menyewa kapal motor, peralatan menyelam, serta instruktur berkisar antara ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah dalam sekali penyelaman. Proses menyelam biasanya dilakukan berkali-kali untuk menikmati titik-titik penyelaman yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, para penyelam disarankan berkelompok untuk menekan jumlah pengeluaran yang relatif mahal.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Di kawasan wisata bawah laut Raja Ampat wisatawan dapat memperoleh fasilitas yang memadai di beberapa resort yang ada, seperti di Pulau Kri, Waigeo, Mansuar, serta Misool. Beberapa resort menetapkan harga yang relatif mahal karena menyuguhkan fasilitas yang lengkap. Namun wisatawan dengan budget lebih rendah dapat memanfaatkan resort milik pemerintah yang jauh lebih murah.
Kapal Pinisi yang telah dimodifikasi untuk penyelaman berhari-hari
Sumber Foto: dunialaut.com
Alternatif lain adalah dengan cara memilih menginap berhari-hari di atas kapal (Liveaboard) dengan menyewa kapal Pinisi yang telah dimodifikasi khusus untuk kegiatan penyelaman beberapa hari. Kapal ini memiliki kapasitas maksimal 14 orang, dengan biaya sekitar Rp 90 juta sampai Rp 110 juta untuk pelayaran selama seminggu.

sumber :  http://www.wisatamelayu.com/id/tour/877-Wisata-Bawah-Laut-di-Perairan-Raja-Ampat/navgeo

peranan ganggang biru bagi kehidupan

Manfaat Ganggang Hijau Biru
Selanjutnya marilah kita mempelajari materi berikut ini yaitu manfaat ganggang hijau biru bagi kehidupan manusia. Setelah mempelajari materi ini Anda diharapkan dapat menjelaskan tentang beberapa peranan ganggang hijau biru dalam kehidupan manusia. Adalah ganggang hijau biru yang merugikan? Hingga sekarang belum ditemukan ganggang hijau biru yang merugikan manusia, bahkan dapat dikatakan hampir semua ganggang hijau biru menguntungkan.
Beberapa manfaat ganggang hijau biru antara lain: 


- Jenis ganggang hijau biru bersel satu merupakan vegetasi perintis, hal ini karena ganggang tersebut mampu/dapat mengawali kehidupan sebelum organisme lainnya dapat hidup di suatu tempat.

Sejumlah ganggang hijau biru berfilamen (bentuk benang) dapat mengikat nitrogen (N2) bebas dari atmosfer dan diubah menjadi amoniak (NH3). Hal ini dilakukan juga di dalam heterokista, sehingga dapat berperan dalam proses menyuburkan tanah.
Jenis ganggang hijau biru yang bermanfaat di antaranya:

 
Nostoc
Perendaman sawah selama musim hujan mengakibatkan Nostoc tumbuh subur dan memfiksasi N2 dan udara sehingga dapat membantu penyediaan nitrogen yang digunakan untuk pertumbuhan padi.
Anabaena azollae
Hidup bersimbiosis dengan Azolla pinata (paku air). Paku air mendapat keuntungan berupa amonia hasil fiksasi nitrogen oleh Anabaena azollae.
Spirullina
Ganggang ini mengandung kadar protein yang tinggi, sehingga dijadikan sumber makanan.

materi referensi:

 
sumber :  http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20081204045922AAGeQ3Z

ganggang biru

ganggang biru digolongkan kedalam Divisio Cyanophyta.
CIRI-CIRI UMUM:
- tipe sel: sel Prokariotik (sama dengan bakteri)
- Uniseluler dan Multiseluler
- Memiliki pigmen fikosianin
- Klorofil tidak di dalam kloroplas, tetapi tersebar di seluruh sitoplasma
HABITAT
- Perairan (terutama perairan tawar) dan tempat-tempat lembab.
- Mampu hidup pada perairan dengan suhu sampai 85 derajat C (sumber air panas) sehingga Ganggang Biru merupakan salah satu vegetasi perintis.

Gbr. Nostoc
CONTOH SPESIES
1. Alga biru uniseluler
- Chroococcus -> hidup di air/kolam yang tenang
- Gloeocapsa -> hidup pada batu atau epifit pada tumbuhan lain

2. Alga biru uniseluler berkoloni
- Polycistis
- Spirulina -> dapat diolah menjadi makanan kesehatan (food
suplement)

3. Alga biru berbentuk benang
- Oscillatoria
- Nostoc commune
- anabaena azollae dan anabaena cycadae bersimbiosis dengan Azolla
pinnata dan Cycas rumphii. Simbiosis Anabaena azollae dnegan Azolla
pinnata sebagai alternatif pupuk Urea, karena simbiosis ini dapat
meningkatkan kadar Nitrogen di lahan persawahan.


 sumber :  http://bebas.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/0011%20Bio%201-2b3.htm

ciri-ciri alga ganggang (thallophyta)


Ciri Ciri Alga Ganggang (Thallophyta). Thallophyta merupakan tumbuh-tumbuhan yang tidak memiliki akar, batang dan daun sebenarnya, misalnya alga (ganggang). Alga termasuk tumbuhan talus, yaitu tidak memiliki akar, batang, dan daun yang sesungguhnya. Oleh karena itu, jenis alga ini dimasukkan dalam divisio Thallophyta (tumbuhan talus). Alga ini mempunyai ukuran tubuh yang bervarisasi, ada yang mikroskopis sampai yang mencapai ukuran panjang. Bentuknya pun bermacam-macam, ada yang bersel satu berbentuk bulat, lonjong, kotak, dan sebagainya. Ada juga yang berbentuk lembaran, benang, seperti daun yang bersel banyak, bahkan ada yang seperti tumbuhan tingkat tinggi yaitu memiliki akar, batang, dan daun. Dapatkah Anda menemukannya?
Walaupun tubuh alga menunjukkan keanekaragaman yang besar, tetapi semua selnya mempunyai inti dan plastida. Di dalam plastida terdapat zat-zat warna derivat klorofil, yaitu klorofil a dan klorofil b atau kedua-duanya. Selain itu, terdapat pula zat-zat warna yang lain, seperti fikosianin (warna biru), fukosantin (warna pirang), fikoeritrin (warna merah), juga ditemukan zat warna xantofil dan karotin. Dengan adanya zat warna tersebut alga jenis ini dapat melaksanakan fotosintesis, sehingga dapat dikatakan alga bersifat autotrof.
Jenis-Jenis Alga. Berdasarkan warna pigmennya alga dibedakan menjadi beberapa filum, yaitu ganggang hijau (Chlorophyta), ganggang cokelat (Phaeophyta), dan ganggang merah (Rhodophyta).

1) Alga Hijau (Chlorophyta)

Gambar 7.3. Macam-macam jenis alga hijau
Gambar 7.3. Macam-macam jenis alga hijau
Masih ingatkah Anda Euglenophyta? Coba lihat kembali Gambar 5.15 pada bab 5 tentang Protista. Alga hijau ini menyerupai Euglenophyta, yaitu mempunyai pigmen fotosintetik (klorofil a dan b) dan beberapa di antaranya ada yang mempunyai flagela, misalnya Chlamidomonas. Alga hijau merupakan golongan alga yang merupakan divisio terbesar. Ada sekitar 6500 spesies dari alga ini yang sudah diidentifikasi. Kelompok dari alga ini terdiri atas sel-sel kecil yang merupakan koloni berbentuk benang yang bercabang-cabang atau tidak bercabang, ada yang membentuk koloni menyerupai kormus tumbuhan tingkat tinggi. Habitatnya berada di air tawar yang merupakan penyusun plankton atau sebagai bentos. Alga bersel besar ada yang hidup di air laut, yaitu di dekat pantai. Ada pula yang hidup pada tanah basah, dan ada pula yang tahan terhadap kekeringan. Bagaimana cara perkembangbiakan ganggang hijau? Alga hijau ini dapat berkembang biak secara aseksual, yaitu dengan pembentukan zoospora (spora kembara). Spora ini dapat bergerak dengan berenang karena mempunyai flagela.
Ada pula alga hijau yang berkembang biak dengan pembelahan biner, biasanya dilakukan oleh alga yang bersel satu. Sedangan perkembangbiakan secara fragmentasi dilakukan oleh alga berbentuk benang atau yang berkoloni. Ingatlah kembali yang terjadi pada Cyanophyta. Selain secara aseksual, alga hijau dapat pula berkembang biak secara seksual, yaitu dengan anisogami. Gamet jantan selalu bergerak bebas yang sangat menyerupai zoospora, sedangan gamet betina kadang-kadang tidak dapat bergerak, jadi merupakan suatu oogonium. Setelah terjadi perkawinan, akan menghasilkan suatu zigot yang selanjutnya akan tumbuh menjadi alga yang baru. Beberapa contoh jenis alga hijau adalah sebagai berikut.
a) Chlorophyta Bersel Tunggal yang Tidak Bergerak
Contoh alga hijau bersel tunggal yang tidak bergerak adalah Chlorella. Anda pasti sudah mengenal jenis alga ini karena telah dicoba untuk diolah menjadi beberapa macam bahan makanan, pernahkah Anda mencobanya? Sekarang ini di daerah Pasuruan sedang dikembangkan alga hijau yang digunakan untuk bahan obat-obatan, bahan kosmetik, dan bahan makanan. Jika Anda ingin mengembangkannya, organisme ini dapat ditemukan di air tawar sebagai plankton, mempunyai ukuran tubuh yang mikroskopis, bentuk selnya bulat, memiliki kloroplas berbentuk mangkuk atau lonceng. Perhatikan gambar di samping! Pembiakan Chorella dengan cara vegetatif (aseksual) dengan pembelahan sel, tiap sel menghasilkan sistem 4 sel anak, tampak seperti gambar tersebut.
Gambar 7.4 Chlorella
Gambar 7.4 Chlorella
Gambar 7.5 Pembiakan Chlorella
Gambar 7.5 Pembiakan Chlorella
b) Chlorophyta Bersel Tunggal yang Dapat Bergerak
Contoh dari alga yang bersel tunggal dapat bergerak, misalnya Chlamidomonas. Amati Gambar 7.6! Jika kita amati, bentuk dari sel Chlamidomonas seperti telur yang salah satu ujungnya meruncing dan mempunyai dua buah flagel, bersel tunggal. Di dalam sel ini terdapat satu vakuola, satu nukleus, dan kloroplas. Kloroplasnya berbentuk seperti mangkuk dan mempunyai pirenoid sebagai tempat pembentuk zat tepung dengan bintik mata yang peka terhadap cahaya. Untuk memahami daur hidup Chlamidomonas, pelajarilah Gambar 7.6! Pembiakan secara aseksual dengan membentuk zoospora, sedangkan pembiakan secara seksual dengan konjugasi. Coba Anda susun sendiri proses daur hidupnya dengan melihat gambar menggunakan kalimat yang jelas! Apabila belum jelas dengan hal ini tanyakan pada guru Anda!
Gambar 7.6 Daur hidup Chlamidomonas
Gambar 7.6 Daur hidup Chlamidomonas
Di dalam sel ini terdapat satu vakuola, satu nukleus, dan kloroplas. Kloroplasnya berbentuk seperti mangkuk dan mempunyai pirenoid sebagai tempat pembentuk zat tepung dengan bintik mata yang peka terhadap cahaya. Untuk memahami daur hidup Chlamidomonas, pelajarilah Gambar 7.6! Pembiakan secara aseksual dengan membentuk zoospora, sedangkan pembiakan secara seksual dengan konjugasi. Coba Anda susun sendiri proses daur hidupnya dengan melihat gambar menggunakan kalimat yang jelas! Apabila belum jelas dengan hal ini tanyakan pada guru Anda!
c) Chlorophyta Berbentuk Koloni Dapat Bergerak
Perhatikan Gambar 7.7! Gambar tersebut memperlihatkan salah satu contoh alga berbentuk koloni yang dapat bergerak, yaitu Volvox. Alga ini juga berukuran mikroskopis. Jika diamati dengan mikroskop, bentuknya menyerupai bola, sel-selnya berflagela dua dan mempunyai sebuah bintik mata. Sel-selnya berhubungan melalui benang-benang sitoplasma. Pada gambar terlihat alga ini mempunyai spermatozoid dan ovum serta dapat dibedakan antara keduanya, maka perkembangbiakannya dapat dilakukan secara seksual, yaitu dengan oogami. Volvox dapat pula berkembang biak dengan aseksual, yaitu dengan menggunakan sel-sel vegetatif yang ukurannya lebih besar, sel ini dinamakan gonidia. Gonidia akan membelah berulang-ulang sehingga akan terbentuk koloni baru yang berukuran lebih kecil dari induknya, kemudian akan terlepas menjadi individu baru. Setelah anak koloni terlepas semua, maka induk koloni akan mati.
Gambar 7.7 Volvox dan koloninya
Gambar 7.7 Volvox dan koloninya

d) Chlorophyta Berbentuk Benang
(1) Spirogyra. Alga berbentuk benang misalnya Spirogyra. Pernahkah Anda menjumpai benang-benang hijau di permukaan air yang cukup jernih? Jika Anda menemukannya maka di antaranya adalah Spirogyra, yang mempunyai ukuran cukup besar untuk dapat dilihat. Jika Anda pegang, akan terasa permukaannya licin karena jenis alga ini selnya mengandung lendir. Dalam tiap sel terdapat kloroplas berbentuk pita spiral, memiliki pirenoid banyak di sepanjang pita tersebut dan memiliki vakuola.
Gambar 7.8 (a) Spirogyra, (b) perkembangbiakan Spirogyra
Gambar 7.8 (a) Spirogyra, (b) perkembangbiakan Spirogyra
Perkembangbiakan Spirogyra secara aseksual, yaitu dilakukan dengan fragmentasi filamen. Adapun perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan cara konjugasi. Cara ini dapat terjadi apabila benang Spirogyra yang berbeda jenisnya saling berdekatan membentuk tonjolan yang saling mendekat. Tonjolan tersebut saling melebur membentuk saluran. Saluran inilah yang digunakan sebagai aliran protoplasma, yaitu isi seluruh sel berpindah ke sel yang berhadapan dan akan terjadi plasmogami, yaitu peleburan plasma kemudian diikuti dengan kariogami, yaitu peleburan inti. Setelah proses tersebut berlangsung, maka akan menghasilkan zigot yang diploid, kemudian akan tumbuh dan mengalami penebalan dinding sel yang disebut zigospora. Selanjutnya, akan mengalami meiosis dan terbentuk 4 inti haploid. Tiga inti di antaranya akan mati dan satu inti sel yang kemudian tumbuh menjadi Spirogyra baru.
(2) Oedogonium
Contoh lain alga berbentuk benang adalah Oedogonium. Hidupnya menempel pada batu-batuan dan hidup di air tawar. Alga yang makroskopis berbentuk seperti benang, pada tiap selnya memiliki satu nukleus dan kloroplasnya berbentuk seperti jala. Pembiakan setiap sel akan menghasilkan sebuah zoospora yang berfagel banyak. Sedangkan pembiakan secara seksual salah satu benang membentuk anteridium (alat kelamin jantan) yang akan menghasilkan spermatozoid. Sedangkan oogonium (alat kelamin betina) yang akan menghasilkan ovum terbentuk dari benang yang lain. Apabila sperma membuahi ovum, maka terbentuk zigot sebagai calon individu baru.
e) Chlorophyta Berbentuk Lembaran
(1) Ulva
Gambar 7.9 Daur hidup Ulva sp
Gambar 7.9 Daur hidup Ulva sp
Contoh alga jenis ini adalah Ulva. Apabila Anda ingin menemukan jenis Ulva, pergilah ke pantai pada waktu surut. Ciri alga ini adalah bentuknya menyerupai lembaran daun, sering dikenal sebagai selada laut dan dapat dimakan, lembaran talus ini terdiri atas dua lapisan sel, yaitu talus gametofit yang diploid dan talus sporofit yang haploid. Keduanya sulit dibedakan karena bentuknya hampir sama. Untuk memahami daur hidupnya pelajari Gambar 7.9!
Dari Gambar 7.9 terlihat talus gametofit akan menjadi gametangia dan akan membelah secara meiosis menghasilkan sejumlah gamet yang berflagel dan bersifat haploid, kemudian terjadi peleburan, baik secara isogami maupun anisogami dan terbentuk zigot yang diploid atau talus sporofit kemudian tumbuh menjadi sporangia dan akan membelah secara meiosis menjadi zoospora, kemudian tumbuh menjadi talus gametangia yang bersifat haploid. Bagaimana hasil pengamatan Anda dari gambar tersebut?
(2) Chara
Gambar 7.10 Chara
Gambar 7.10 Chara
Contoh jenis yang lain adalah Chara, Perhatikan Gambar 7.10! Dari gambar tampak jelas, bahwa bentuk alga ini seperti tumbuhan tingkat tinggi, yaitu menyerupai batang yang beruas-ruas dan bercabang-cabang, hanya saja berukuran kecil, ada semacam rizoid, daunnya tumbuh pada tiap ruas batang dan seperti sisik. Pembiakannya secara aseksual dengan membentuk kuncup, sedangkan secara seksual dengan oogami.
Apa peranan alga hijau bagi kehidupan? Alga hijau ini sebagian besar bertindak sebagai plankton, dapat digunakan sebagai makanan ikan sehingga merupakan salah satu komponen terpenting dalam rantai makanan di perairan air tawar. Karena Alga ini mampu berfotosintesis, maka dapat menghasilkan oksigen yang diperlukan bagi hewan-hewan air untuk bernapas. Beberapa jenis alga hijau (Chlorophyta) merupakan sumber protein, dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan baru, misalnya Chlorella, Ulva. Chlorella ini dapat digunakan sebagai bahan kosmetik dan obat-obatan.

sumber :  http://budisma.web.id/materi/sma/biologi-kelas-x/ciri-ciri-alga-ganggang-thallophyta/